Hati-Hati Terhadap 4 Hal ini Saat Ganti Popok

Mengganti popok memang memerlukan keahlian dan ketelitian tertentu. Terutama bagi Anda yang pemula dan baru pertama kali melakukannya. Belum lagi jika anak termasuk anak yang aktif bergerak. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba yang model perekat sebagai bahan belajar. Anda bisa mendapatkan popok perekat ini dari salah satu popok Nepia. Dengan begitu di tahap berikutnya Anda mulai terbiasa.

1. Cara Membersihkan

Bagi Anda yang pemula agar tidak menjadi kebiasaan di kemudian hari, pastikan Anda membersihkan anak dengan tepat. Bagi bayi yang belum bisa ke kamar mandi, Anda bisa menggunakan tisu basah yang dikhususkan untuk mengganti popok. Lakukan ini pada kemaluan anak secara bersih.

Lakukan dengan cara sekali usap. Sapukan mulai dari arah depan ke belakang. Jangan pernah dibalik. Hal ini dikarenakan agar terhindar dari kuman yang dapat menyebabkan infeksi saluran kandung kemih. Terutama pada anak perempuan. Jika anak sudah bisa diajak ke kamar mandi, Anda juga harus memperhatikan cara ini.

2. Jam Ganti Popok

Anda harus aware dengan popok yang dipakai anak. Jangan menunggu popok terlihat menggembung besar. Biasanya popok yang tidak menggembung besar pun sudah terisi dengan urine anak. Namun tidak begitu banyak. Mengetahui hal ini Anda harus segera mengganti popok tersebut dengan popok yang baru. Jika tetap tidak ada, Anda bisa menggantinya maksimal 4 jam sekali.

Belum lagi jika anak mengeluarkan feses. Oleh karena itu Anda harus segera menggantinya setidaknya 8 kali sehari. Hal ini dilakukan agar kotoran atau urin anak tidak mengganggu kesehatan. Terlalu lama mengendap dapat menyebabkan kotoran semakin mengumpul di alat kelamin anak.

3. Popok Terlalu Ketat

Apabila Anda hendak membeli popok untuk anak, pastikan Anda mengerti mengenai ukuran dan berat badan anak. Biasanya pada label kemasan popok disediakan informasi mengenai ukuran dan berat badan dalam kilogram. Sesuai ukuran anak dengan ukuran popok. Hal ini ditujukan agar anak terhindar dari pemakaian popok yang terlalu ketat. Popok yang terlalu ketat dapat menghambat sirkulasi udara. Selain itu juga bisa menyebabkan anak tidak nyaman.

4. Cuci Tangan

Biasanya hal ini mudah terlupakan. Sekalipun Anda menggunakan tisu basah, bukan berarti tangan Anda terbebas dari kotoran. Jagalah kebersihan dengan sering mencuci tangan baik itu sebelum memegang bayi maupun setelah melakukan penggantian popok. Hal ini dapat mencegah penyebaran kuman dari tangan Anda ke anak. Meskipun pantat anak sudah bersih.

Nah itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terutama saat ingin mengganti popok. Pastikan Anda memilih popok yang tepat dengan anak. Salah satunya adalah popok Nepia yang bisa Anda dapatkan di marketplace Orami. Di sana Anda bisa memilih ukuran dan model sesuai dengan kebutuhan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*